FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN PENYELENGGARAAN PELATIHAN
“Apa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan Pelatihan itu?”. Inti dari kegiatan Pelatihan adalah proses belajar, karena pencapaian tujuan Pelatihan sangat ditentukan oleh efektivitas proses belajar. Dan efektif tidaknya proses belajar sangat tergantung dari faktor- faktor yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Pelatihan antara lain adalah:
- Tujuan Pelatihan
Tujuan Pelatihan haruslah menitik beratkan pada peningkatan kompetensi yang bersangkutan, yang diharapkan agar nantinya memiliki kemampuan dalam melakukan pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan, dengan kecepatan yang telah ditentukan dengan aman dan dalam keadaan normal.
- Susunan kurikulum
Kurikulum juga salah satu faktor yang membuat penyelenggaraan pelatihan dapat berhasil. Susunan Mata pelatihan yang ada ada di dalam kurikulum sengaja dirancang agar pelatihan dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan yang diharapkan yaitu peserta pelatihan dapat meningkat kompetensinya dan lulus serta peserta dapat menyerap pembelajaran dengan baik serta optimal.
- Tenaga Pelatihan
Tenaga pelatihan dalam hal ini terbagi dalam tiga yaitu penyelenggara pelatihan, pengelola pelatihan dan pengajar pelatihan. pelatihan akan berhasil jika pelatihan diselenggarakan oleh tenaga pelatihan professional, baik penyelenggara pelatihannya, pengelola pelatihannya serta tenaga pengajarnya. Tenaga pelatihan yang profesional
diharapkan penyelenggaraan suatu pelatihan dapat berjalan dengan baik dan berhasil.
- Peserta
Faktor selanjutnya adalah peserta pelatihan. Peserta pelatihan merupakan faktor yang bisa membuat latihan berhasil. Peserta yang ikut dalam pelatihan harus benar-benar sesuai dengan persyaratan yang membutuhkan dalam pelatihan. Peserta yang ikut dalam pelatihan tidak boleh salah pilih. Peserta pelatihan harus pegawai yang tepat sasaran untuk ditingkatkan kompetensinya sesuai kebutuhan organisasi. Peserta pelatihan yang tidak sesuai dengan persyaratan dapat membuat pelatihan menjadi hambar dan tidak berhasil.
- Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran adalah cara-cara menyajikan materi pelajaran yang dilakukan oleh tenaga pengajar agar terjadi proses pembelajaran pada diri peserta dalam upaya mencapai tujuan – M. Sobri sutikno (2009). Metode belajar yang tepat yang dilakukan oleh pengajar dalam kegiatan belajar mengajar suatu pelatihan akan membuat suasana belajar menjadi lebih kondusif dan penyerapan materi pelajaran oleh peserta menjadi lebih optimal sehingga menjadikan pelatihan dapat berhasil.
- Bahan Ajar/materi Pelatihan
Peserta pelatihan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran harus dibekali dengan bahan ajar. Bahan ajar pelatihan bisa dalam bentuk modul, bahan tayang, video, dll. Kualitas bahan ajar sangatlah menentukan dan menjadi salah satu faktor penting dalam suatu pelatihan. Dengan kualitas bahan ajar yang baik secara substansi dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan pesertanya akan meningkatkan keberhasilan penyelenggaraan pelatihan.
- Sarana dan prasarana Pelatihan
Sarana prasarana pelatihan yang memadai dan lengkap akan meningkatkan kenyamanan peserta pelatihan dalam mengikuti pelatihan. Jika Peserta merasa nyaman dalam mengikuti proses kegiatan pembelajaran selama pelatihan maka pasti akan meningkatkan motivasi dan semangat belajarnya. Sarana dan prasarana pelatihan tidaklah harus yang mahal, tetapi yang penting lengkap dan bisa membuat peserta pelatihan bekajar dengan nyaman. Dengan sarana dan prasaran pelatihan yang lengkap otomatis bisa membuat penyelenggaraan pelatihan menjadi berhasil.
- Waktu dan penjadwalan
Pendekatan pembelajaran dalam pelatihan, biasanya menggunakan pendekatan andragogi atau pembelajaran orang dewasa. Waktu ideal orang dewasa belajar adalah dari pagi hingga sore antara jam 08.00 pagi sampai jam 16.00 sore. Waktu yang tepat dilakukan proses belajar dalam pelatihan harus disesuaikan dengan waktu orang dewasa belajar yaitu dari jam 08.00 hingga jam 16.00. Jika lama pembelajaran melebihi waktu tersebut, maka pembelajaran menjadi tidak efektif karena peserta pasti akan kelelahan karena waktu belajar yang lama dan melelahkan sehingga bisa membuat pelatihan menjadi tidak berhasil. Terkait dengan waktu belajar orang dewasa belajar, jadwal pelatihan yang dirancangpun harus menyesuaikan dengan waktu ideal pelatihan. Selama jadwal yang dirancang sesuai dengan waktu ideal belajar peserta, maka pelatihan akan berhasil.
- Administrasi dan anggaran
Faktor keberhasilan pelatihan selanjutnya adalah Administrasi pelatihan. Faktor administrasi pelatihan adalah salah satu faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan pelatihan. Semua pekerjaan yang dilakukan oleh setiap penyelenggara pelatihan harus melalui proses administrasi. Baik pekerjaan di tahap persiapan, kemudian pada tahap pelaksanaan hingga tahap penyelesaian pelatihan. Semua tahap penyelenggaraan pelatihan tersebut harus melalui proses administrasi dengan baik oleh penyelenggara pelatihan. Tanpa administrasi maka pelatihan tidak akan berjalan dengan baik dan tentunya pelatihan menjadi tidak berhasil.
- Lingkungan dan suasana Pelatihan
Lingkungan pelatihan yang nyaman baik lingkungan fisik maupun ingkungan sosial tentunya akan membuat suasana belajar menjadi nyaman dan menyenangkan terutama bagi peserta pelatihan. Lingkungan belajar yang nyaman membuat proses belajar menjadi lebih berkualitas dan tentunya keberhasilan pelatihan menjadi lebih mudah dicapai.
Demikian uraian kaitan antara faktor-faktor yang bisa membuat suatu pelatihan menjadi berhasil dari mulai faktor tujuan pelatihan hingga faktor lingkungan pelatihan.
sumber : ASN Berpijar


